Thursday, December 10, 2015

Push your limit

Kali ini lelah harus patah
biar langkah huyung sudah
diombang-ambing dingin
dan jeritan-jeritan angin

Ujung Rinjani
sudah di depan hati
kita harus mendaki terus

Jangan kalah oleh lelah
biar sepanjang bibir kawah
kabut, kerikil dan pasir
terpijak malah turun mengalir

Ayo, tinggal sejengkal mata
kita cium Dewi Anjani
yang subur dan maha indah

1 comment:

  1. wait until you see my mountain :)

    rinjani seksi dan cantik
    mahameru, mistis dan angkuh

    ReplyDelete