Friday, September 24, 2010

Tentang Cinta

Aku mencintaimu sungguh
meski tahu, dengannya
kau pernah bersetubuh

Aku rela menerima
meski hati berdarah

Ibarat ampas apel merah
yang dalam mulutmu
dahulu terkunyah

Laki-laki yang kau cinta
mati! tinggalkanmu selamanya
sementara aku menanti,
mimpikan kita menjulur lidah

Hawa! aku masih melata
kutuk diri dengan mantra
;tetap mencintaimu walau Tuhan binasa

2 comments: